Sabtu, 27 Juni 2009

Kelucuan di Dunia Pendidikan

Diakui atau tidak dunia kita semakin lucu. Ada banyak hal yang membuat kita menjadi tertawa, ngakak atau sekedar tersenyum simpul, getir. Kita tidak tahu kenapa hal-hal seperti ini terfus saja terjadi.
Pertama:
Kebijakan yang terus menerus mengalami perubahan. Bahkan orang mengatakan bahwa dunia pendidikan itu jika berganti 'kepala' pasti bergantgi kebijakannya. Dan, seringkali kebijakan diajdikan sebagai brandingself masing-masing 'kepala'.
Kedua:
Masalah Ujina nasional yang sering mendpaatkan prokontra ternyata tetap saja berlangsung. prokontra terjadi karena adanya kebijakan yang berubah, kalau dulu Ujian nasional dijadikan sebagai alat ukur kemampuan anak didik dalam belajar di setiap daerah, sekarang dijadikan sebagai faktor penentu kelulusan.

dan masih banyak lagi....

Sekarang ini sungguh sangat lucu...

pertama:
Ketika dalam program ujian dinyatakan bahwa pengumuman kelulusan tanggal 12 Juni, ternyata ada sekolah yang jauah sebelum tanggal pengumuman sudah mengetahui bahwa anak didiknya tidak lulus 100%. dan selanjutnya hal tersebut dijadikans ebagai entuk antisipasi sehingga diadakan ujian ulang untuk mereka, padahal anak-anak lain yang tidak lulus tidak ada ujian ulang.

kedua:
Begitu saatnya atau tanggal pengumuman tiba, ada informassi kalau nilai koreksi LJK belum datang, belum selesai. Ini kontradiksi dengan daerah yang sebelum saat pengumuman eh ternyata sudah dapat kabar anak didiknya tidak lulus semua dan mengulang. bahkan kabar itu ditunda hingga beberapa kali...

Ketiga:
Selanjutnya begitu kabar diterima, ada banyak anak yang tidak lulus. Banyak anak yang menangis bahkan pingsan karenanya. Akhirnya mereka disertakan dalam Ujian persamaan paket C. tetapi, setelah ujian berlangsung dan berakhir, ternyata ada kabar bahwa anak-anak yang tidak lulus pada program ekahlian teknik mekanik otomotif dinyatakan lulus dan program yang lainnya tetap!
Apa-apaan ini? Kalau memang terjadi seperti itu, kesalahan atau sebangsanya, kan bisa jadi anak-anak program yang lain juga... kok hanya anak-anak otomotif saja ya???
Lantas, untuk apa mereka mengikuti ujian paket C. berarti mereka mempunyai 2 Ijasah di tahun yang sama?
duh... lelucon... lelucon... ada dimana-mana...

Tidak ada komentar: